| Menguji nyali di wahana Outbond Hutan Wisata Lawar. |
Tak semua suguhan wisata lingkar tambang adalah murni sajian alam yang
sedari awal berbasiskan keindahan. Hutan Wisata Lawar dirintis dengan semangat
memberikan edukasi tentang pentingnya kelestarian alam. Sejak tahun 2008,
wanawisata yang tak jauh dari Pantai Lawar ini dikembangkan oleh Yayasan
Pengembangan Sumbawa Barat (YPSB) yang berada di bawah naungan CSR PT NNT.
Hutan Wisata Lawar terhampar manis pada area seluas 13 Ha pada kontur yang
berpadu antara rata dan berbukit.
Bootcampers datang saat Hutan Wisata Lawar tampak sepi. Maklum, hanya
akhir pekan, Sabtu-Minggu, destinasi ini biasanya akan ramai dikunjungi
pengunjung yang rata-rata berasal dari Sumbawa dan Sumbawa Barat. Namun, tetap
saja kami mendapati sambutan meriah dari aneka tumbuhan, semisal mahoni,
nangka, jabon, kersen, jeruk, dan bungir. Hutan Wisata Lawar memang diproyeksi
sebagai tempat pengembangan kayu lokal, kebun botani mini dan apotik hidup
untuk tanaman obat-obatan. Hutan Wisata Lawar bekerja sama dengan Community
Development (Comdev) PT NNT di Maluk dalam penyediaan bibit-bibit tanaman.














