| John Bulu menikmati kopi racikannya sendiri di Kawah Kelimutu. Dia ingin menunjukkan bahwa alam Kelimutu yang memesona makin indah ketika dipadukan dengan kopi asli Kelimutu yang wangi. |
Matahari begitu anggun beranjak
dari ranjang cakrawala timur. Sempurna bulat wujudnya menyihir puluhan pasang mata yang antusias merayakan sunrise di Kawah
Kelimutu. Kemolekan momen sunrise Kelimutu
telah menjadi alasan populer para pelancong dari seluruh dunia untuk rela
jauh-jauh menyambangi pesona alam yang terletak di Ende, Flores, Nusa Tenggara
Timur. Seiring cahaya emas surya menggerayangi sekujur tubuh Kelimutu, rupa
tiga warna kawahnya yang ajaib pun mulai terlihat menjelita.
Sementara itu, John Bulu (36) tampak cekatan menyiapkan
beberapa
gelas kopi pesanan para wisatawan. Salah satunya ialah
segelas kopi pesanan saya. Saya pesan kopi tanpa gula seperti kebiasaan saya
setiap pertama kali menikmati kopi-kopi lokal. John – sapaannya – adalah salah
satu dari warga lereng Kelimutu yang berjualan kopi dan aneka cinderamata khas
di Gardu Pandang Tugu Kelimutu.


