Santai Melawat ke Pantai Lawar

12.05

Pantai Lawar yang cantik di teluk yang sempit.

Jika sebelumnya saya berkunjung ke pantai yang lapang, Pantai Lawar adalah pesona yang tersembunyi pada sebuah teluk yang sempit menghimpit. Tapi, tetap saja tipikal pantai di lingkar tambang adalah pantai pasir putih yang cantik terhampar. Dibataskan oleh tebing perbukitan terjal dan dijamu oleh lautan menghijau yang dalam, Pantai Lawar menjadi suguhan elok yang memanjakan jiwa sore itu – menutup keseruan hari keenam SMB PT NNT.

Di Pantai Lawar sesungguhnya terdapat penginapan yang cukup menjanjikan. Namun, karena suatu masalah, bangunan yang dulunya meramaikan pantai yang terletak di Desa Sekongkang Bawah ini sementara tutup dan terbengkalai. Jadilah, sapi-sapi warga yang berkeliaran merumput itu yang menjadi pengisi kesunyian. Dari letaknya, Pantai Lawar memang cukup tersembunyi. Makanya, tak banyak wisatawan yang melawat santai di pantai yang memang pantasnya sebagai pantai ‘privat’ saja.

Ada satu hal yang cukup mengganggu di balik keindahannya. Kentara, sampah-sampah berserakan di atas pasir putihnya yang halus. Potongan ranting, sampah plastik dan sandal bertebaran mencacatkan keindahan Pantai Lawar. Untungnya, tampak ada beberapa warga yang mengaku merawat penginapan itu bergiat membersihkan sampah.

“Sampah ini datangnya tiap hari, sudah dibersihkan muncul lagi. Masih banyak masyarakat yang suka buang di laut” ungkap salah satu dari mereka.

Menikmati Pantai Lawar, saya memilih untuk menuju ujung hamparan pasir yang lebih berhiaskan semarak batuan. Saya ingin lebih santai dan intim dalam sunyi Pantai Lawar sekaligus mengabadikan indahnya secara long exposure. Keunikan formasi batuan tebing yang bergurat bisa sekilas memantik perhatian saya. Rasanya, Pantai Lawar perlu lama dimesrai dalam kesepiannya. Harapannya, menyongsong senja pun akan sangat indah karena pantai ini tepat menghadap ke penjuru barat.

Namun, tak ada senja sore itu. Mendung hitam telah menggantung pekat di langit Sekongkang. Kami pun bergegas kembali ke haribaan site PT NNT. Dan rasanya, karena belum menyerap tuntas saripati keindahan Lawar, saya perlu mengulang pada kesempatan selanjutnya. Saya ingin mengajak kekasih dan buah hati saya menyanjung cantiknya Pantai Lawar bersama-sama. 


Sapi milik warga menjadi pemeriah Pantai Lawar yang sepi.
Timothy www.kadungcampur.com sedang menyapa Pantai Lawar. 
Siapa yang tak tertarik untuk tak mengabadikan pesona Lawar.
HIjaunya perairan Lawar yang memanjakan mata.
Beberapa warga tampak membersihkan sampah yang banyak berkunjung. 
Pantai Lawar saat long expo.
Ini juga long expo. Bukan tipuan, tapi semata teknik.
Ciiaaaaatttt.. 

Ingin lihat utuh tentang wisata lingkar tambang Batu Hijau? Simak

atau

Baca tulisan pesona berikutnya yang anyes di Air Terjun Perpas -> Air Terjun Perpas yang Memberantas Panas

You Might Also Like

3 komentar

  1. Kamu jangan lompat2 kak, nanti jatuh dan aku sedih hahaha.

    Sayang banget pantai ini ngak di kelola dengan baik, sampah banyak ihik ihik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. Tenang lompat-lompat ini sudah biasa dilakukan oleh profesional, klo kak cumi nyoba, mending cari stuntman aja dah.. wkwkw


      Iya ni kak, semoga segera kebersihan Lawar pulih ya dan masyarakat tidak buang sampah lagi di laut..

      Hapus
  2. pantai layar memang sangat indah sekali ya, apalagi kalau kebersihannya di tingkatkan, mungkin akan semakin indah lagi..

    BalasHapus

Twitter @iqbal_kautsar

Komentar Pembaca

BACA LEBIH BANYAK

Subscribe